beberapa waktu menjadi ababil. dimana semua yang saya kerjakan hanyalah sebuah pelarian kejenuhan yang saya alami. maafkan aku Tuhan, demi pelarian ini saya melupakanmu. saya jenuh Tuhan atas kebimbangan ini. maafkan saya Tuhan, saya memang patut dihukum . saya melupakanmu.
Tuhan, berikan saya kesempatan untuk berbenah diri, seperti nasehat seorang yang menjadi inspirasi saya ..
terimakasih pak, atas waktu dan nasehat yang kau berikan, bahwa memang saya bisa menjadi sesorang yang lebih bijak dalam memahami waktu . terimakasih atas nasehat yang membuat saya tersadar bahwa selama ini saya hanya menunda kesumpekan ini hingga menumpuk menjadi gunung.
saya tidak menyesal menjadi sesorang yang lahir dan tumbuh dari keluarga yang tidak bahagia, tapi saya menyesal kenapa saya tidak bisa menikmati nasehat itu dari orangtua saya sendiri, hingga saya menemukan bapak untuk memberikan nasehat serta bimbingan kepada saya..
Tuhan, beri saya kesempatan untuk memperbaiki diri, menepati semua janji-janji saya kepadamu. memberikan semua yang saya miliki untukmu. saya akan berusaha.
Tuhan, maafkan saya yang tidak bersyukur atas semua karuniamu. rejeki yang rela Engkau berikan kepada sosok manusia yang tidak tau rasa terimakasih. maafkan aku Tuhan. .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar