terlalu banyak hal yang tidak mengerti, entah aku terlalu bodoh atau apa .. aku tak tau
batu memang tak pernah bergerak, namun ia mengerti harus berbuat apa saat hujan . ia tetap terdiam. ia tetap berada ditempat . ia tidak berubah . ia tidak mengeluh . ia tidak berpindah hanya untuk sembunyi dari hujan .
kenapa aku tak sepertinya? kenapa aku tak bisa tetap terdiam dikala banyak orang menhujankan kata pedas kepadaku .
aku ingin sepertinya, yang diam di tempat ketika banyak palu memukulku .
aku tak ingin berteriak, tapi entah mengapa mulut ini tak hentinya bergumam hinggaa berteriak kencangnya.
batu, akankah kau benar-benar ada dan muncul didepanku sehingga aku tau bagaimana perasaanmu yang sebenarnya? akankah kau beritahu padaku, sesungguhnya perasaanmu menjadi sesosok benda yang tak mampu mengucapkan kata tidak.
kau memang benda. hanya benda.
tapi mengapa kau lebih tegar daripadaku? kau lebih tangguh dan lebih kuat .
hanya sinar matahari yang perlahan mampu mengikis kekokohanmu .,
entah saat ini, esok ataupun seterusnya .
Maret 27, 2011
Maret 24, 2011
album tua yang perlahan mulai rapuh
mengapa aku harus ketempat itu? karena disana aku merasa nyaman . deras arus sungai seakan menyapaku dan mengucapkan selamat sore. kenapa dia begitu ramah bisa menyapaku? sungai tak pernah lupa dengan semua kenangan yang pernah ia simpan . kenangan aku bersama panas, bersama hujan, bersama malam, bersama sandal, dan bersamanya. entah mengapa, sungai tak akan pernah bisa membawa sejuta album kenangan ku bersamanya bersama derasnya arus . membawa nya mengalir sederas air nya.
aku nyaman berada ditempat ini. dimana aku bisa mengingat segala kenangan kenangan tentang mu, kenangan disaat kita maih bisa menggoreskan senyum di bibir. kenangan dimana kita masih bisa menapakkan kaki di helaian rumput-rumput yang seakan tertawa terbahak melihat kekonyolan kita. kenangan dimana jembatan ini pernah merasakan dinginnya airmataku . airmata kesedihan tentang kepergianmu walau hanya untuk sementara.
ataukah dulu engkau hanya berpura tersenyum kepadaku? tapi album ini menyimpan semua kenangan itu. dan dia tak mungkin berbohong. ia saksi betapa tulusnya cintamu. ah,,, pura-pura pun tak ada gunanya. karna angin dan burung ikut memotret kemesraan kita.
terlalu banyak album disini. album tua yang perlahan mulai rapuh . serapuh hati kita yang pernah akan bersatu.
Maret 20, 2011
Tentang Cinta ..*Kahlil Gibran ..
CINTA YANG AGUNG
Adalah ketika kamu menitikkan air mata
dan masih peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih
menunggunya dengan setia..
dan masih peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih
menunggunya dengan setia..
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
dan kamu masih bisa tersenyum sembari berkata ‘Aku
turut berbahagia untukmu..
dan kamu masih bisa tersenyum sembari berkata ‘Aku
turut berbahagia untukmu..
Apabila cinta tidak berhasil
…Bebaskan dirimu…
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya
dan terbang ke alam bebas lagi..
Ingatlah…bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan
kehilangannya..
…Bebaskan dirimu…
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya
dan terbang ke alam bebas lagi..
Ingatlah…bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan
kehilangannya..
Tapi..ketika cinta itu mati..
kamu tidak perlu mati bersamanya
kamu tidak perlu mati bersamanya
Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu
menang..MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika
mereka jatuh..
menang..MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika
mereka jatuh..
(Kahlil Gibran)
“Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini… pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang”
“Apa yang telah kucintai laksana seorang anak kini tak henti-hentinya aku mencintai… Dan, apa yang kucintai kini… akan kucintai sampai akhir hidupku, karena cinta ialah semua yang dapat kucapai… dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya”
“Kemarin aku sendirian di dunia ini, kekasih; dan kesendirianku… sebengis kematian… Kemarin diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara…, di dalam pikiran malam. Hari ini… aku menjelmamenjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas lidah hari. Dan, ini berlangsung dalam semenit dari sang waktu yang melahirkan sekilasan pandang, sepatah kata, sebuah desakan dan… sekecup ciuman”
“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada…”
“…pabila cinta memanggilmu… ikutilah dia walau jalannya berliku-liku… Dan, pabila sayapnya merangkummu… pasrahlah serta menyerah, walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu…”
“…kuhancurkan tulang-tulangku, tetapi aku tidak membuangnya sampai aku mendengar suara cintamemanggilku dan melihat jiwaku siap untuk berpetualang”
“…kuhancurkan tulang-tulangku, tetapi aku tidak membuangnya sampai aku mendengar suara cintamemanggilku dan melihat jiwaku siap untuk berpetualang”
“Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan karena alasan duniawi dan dipisahkan di ujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta… terus hidup… sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan…”
“Jangan menangis, Kekasihku… Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah… kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan”
(Kahlil Gibran)
Kutipan Jejak ...
Dikutip dari blog seseorang ... minggu 20 Maret 2011 *15.45
http://sejuta-puisi.blogspot.com/2011/03/oase-tinggalkan-jejak.html
HIDUP adalah perjalanan. Kita menempuh jalan kehidupan kita masing-masing. Kita memulai dari titik sendiri dan kelak berhenti di titik kita sendiri. Banyak panduan yang bisa kita pedomani. Banyak rambu yang harus kita indahkan.
Jika jejak yang kita tinggalkan adalah sejarah maka Ralph Waldo Emerson punya saran. "Jangan menempuh jalan yang sudah ada. Pergilah ke tempat yang di situ bahkan jalan setapak pun tak ada, dan tinggalkan jejakmu," katanya.[]
Yunan mengatakan...
9:57 PM
http://sejuta-puisi.blogspot.com/2011/03/oase-tinggalkan-jejak.html
14 MARET 2011
[ oase ] Tinggalkan Jejak
HIDUP adalah perjalanan. Kita menempuh jalan kehidupan kita masing-masing. Kita memulai dari titik sendiri dan kelak berhenti di titik kita sendiri. Banyak panduan yang bisa kita pedomani. Banyak rambu yang harus kita indahkan.
Jika jejak yang kita tinggalkan adalah sejarah maka Ralph Waldo Emerson punya saran. "Jangan menempuh jalan yang sudah ada. Pergilah ke tempat yang di situ bahkan jalan setapak pun tak ada, dan tinggalkan jejakmu," katanya.[]
Komentar :
Aku menyimpan semua
kenangan baik dan buruk
menjadi seperti sebutir pasir
Dan kini
butir butir itu telah
menjadi gurun
Gurun
yang lebih luas dari
sahara
Itu
lah aku sebuah pasir
kecil yang mencoba
Berbicara pelan, berbisik
dan mencoba di dengar
Memekik
di tengah pasir
pasir lain
Entah
akan terdengar atau
tidak
Setidaknya
aku telah
mencoba untuk bersuara
kenangan baik dan buruk
menjadi seperti sebutir pasir
Dan kini
butir butir itu telah
menjadi gurun
Gurun
yang lebih luas dari
sahara
Itu
lah aku sebuah pasir
kecil yang mencoba
Berbicara pelan, berbisik
dan mencoba di dengar
Memekik
di tengah pasir
pasir lain
Entah
akan terdengar atau
tidak
Setidaknya
aku telah
mencoba untuk bersuara
Maret 19, 2011
tik tik tik ..
![]() |
| diambil dari http://setenangpagihari.blogspot.com/2010/11/11-fakta-menarik-tentang-hujan.html |
waaa ...
hujann lagii ...
suasanaa yang palingg menyebalkann ...!!
akuu bencii hujann ... apalagii pakeee petirr ..
nyebeliin ..
ga bisaa ngapa2in .. ga bisa pulang ....
Maret 18, 2011
syapa mereka ..?
Maret 06, 2011
sajak tentang hujan .
![]() |
| diambil dari http://dafari.blogspot.com/2010/12/hujan-dan-kenangan-empat-sekawan.html 06 maret 16.57 wib |
hujan datang dengan tiba-tiba .
tak mau pulang jika dia tal ingin pulang .
aku tak ingin bersahabat dengan hujan, karena hujan membuatku selalu terdiam dan menangis .
hujan memang tak bersalah .
tapi aku menganggapnya salah ketika hujan mengacaukan semua lamunanku .
membuatku terperangkap dalam masalah .
aku benci hujan .
Maret 05, 2011
sepenggal kisah ...
| diambil dari http://pecintaanakjalanan.wordpress.com/ 11.31 wib .. |
dua orang bocah 10 tahunan mengiba di tepi jalan perempatanan..
Dengan mengendong seorang bayi mungil, mungkin adiknya..
tubuhnyal sesekali tenggelam diantara mobil dan motor ...
entahlah, apa memang benar,mereka hidup untuk ditinggalkan...??
* inspired by status seorang kawan ...
Langganan:
Komentar (Atom)



