Februari 18, 2012

bukan suara hantu, tapi keceriaan.

sepertinya rumah tu kosong tak berpenghuni,, namun ada suara yang terdengar di rumah tersebut.
bukan hantu. bukan pula suara setan.
suara itu terdengar keras, bahkan sampai di ujung jalan rumah .
ada 3 orang disana, lelaki setengah tua, mungkin usianya sudah 40 tahun keatas, ada pula seorang ibu yang terlihat masih muda namun raut wajahnya menyiratkan sebuah kesedihan, dan yang terakhir seorang gadis muda yang mungkin masih bersekolah .
mereka bertiga adalah penghuni rumah itu . bersama-sama menjadikan rumah itu sejuk, nyaman dan hangat .
sekilas terlihat rumah itu begitu adem, di sekitar nya banyak tanaman pot yang tumbuh hijau, didinding temboknya pun terdapat lukisan kehidupan nyata alam sekitar.
terkadang saya pun mengamati, ingin sekali rasanya berada dirumah itu, merasakan kehangatan yang luarbiasa, merasakan kenyamana berada diantaranya penghuni rumah itu .
pernah saya coba mengintai, setiap sore banyak anak kecil datang kerumah itu, tertawa bergembira, menggoreskan tinta spidol dan pensil warna di lembaran-lembaran kertas bergambar.
ah, rasanya ingin sekali menemani mereka tertawa.
yah, itu lah hasil pengintaian saya.
pernah pula saya melihat rumah itu gelap, hanya diterangi seberkas cahaya lilin yang temaram.
namun saya bisa merasakan bahwa suasana didalam tidak temaram seperti lilin tersebut.
ingin sekali tiap hari merasakan nyamannya rumah itu, bersama mereka.

keluarga saya.

Februari 06, 2012

yang pasti, saya rindu ..

ditengah-ditengah kesibukan dan tekanan kerja, saya sempatkan untuk menulis .. yah terkadang memang dalam situasi tekanan waktu, saya justru bisa menulis, menggambarkan isi hati saya, menceritakan kepada orang apa yang saya pikirkan saat ini. entah karena saya terbiasa dengan tekanan atau karena apa, yang pasti saya akan menulis ..

rindu ini datang dengan tiba-tiba, disaat saya tengah sibuk bekerja, disaat saya tengah berada didalam riuhnya suasanya kantor,,disaat saya sedang sibuk dengan ms word dan ms exel, rindu itu selalu datang tiba-tiba .. menampar saya arah depan, belakang, hingga arah yang saya pun tak tahu darimana datangnya .. rindu terhadap suasana disaat saya bisa bernafas bebas, disaat saya tidak terbebani oleh berbagai pikiran ini, disaat saya bisa mencurahkan seluruh tenaga dan pikiran untuk masyarakat rentan, disaat saya bisa bersama dengan mereka, bercanda dan berbincang tentang harapan dan impian mereka. saya rindu bisa bersama-sama anak-anak, bermimpi jika kelak bisa menjadi "orang besar" ..

entah kapan lagi saya bisa merasakan semua itu, mungkin hanya seperti sekarang, merasakan rindu-rindu yang berkeleabt dihati dan entah sampai kapan bisa terobati. saya rindu Tuhan .. 
semoga tamparan-tamparan ini bisa membawa saya kembali merasakan hal tersebut, merasakan lagi rindu-rindu ini disana ..